Me, Abdurrahman Jemat

Abdurrahman Jemat – Pria kelahiran Bingin Teluk, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan ini  menghabiskan sebagian besar usianya di perguruan tinggi. Lulusan Sarjana Muda (BA) Jurnalistik dari Sekolah Tinggi Publisistik (1983),  Sarjana Jurnalistik, Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta  (1986) dan Magister Komunikasi Institut Pertanian Bogor  (1993)  mengawali karier  sebagai dosen tetap di  IISIP Jakarta (1986-2000) dan menjadi Ketua Jurusan Jurnalistik  di perguruan tinggi jurnalistik tertua di Indonesia tersebut tahun 1988-1998.

Keluar  dari IISIP
Me 300x300 - Me, Abdurrahman Jemat
Abdurrahman Jemat

Tahun 2001, Wong Palembang ini memutuskan menjadi dosen tidak tetap di beberapa perguruan tinggi komunikasi di Jadebotabek (Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi). Dia mengajar di   Universitas Jayabaya, Universitas Esa Unggul, Universitas Mercu Buana, Universitas Bhayangkara Jaya, Universitas Pelita Harapan, Universitas HAMKA, Universitas Paramadina, dan Universitas Bunda Mulia.

Selama menjadi  dosen tidak tetap,  pria yang biasa disapa Bang Arje (Abdurrahman Jemat) mengabdi sebagai konsultan dan staf ahli bidang komunikasi, antara lain: sebagai Team Leader Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH), Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo),  wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB),  Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kalimantan Selatan (2008), tenaga ahli di  John Hi-Tech Contrindo Jakarta (2001-2010),  Staf ahli di PT Widya Jaya Sentosa (2004-2006), konsultan CIDES (2008-2009), Konsultan PT Swan Abdi Pertiwi (2009-2010), Pelatih  wartawan daerah Harian Umum Pelita (2009), dan Staf ahli  PT Karya Berdikari Group (2010-2016).

Di samping sebagai konsultan, Arje  pernah mengelola media, antara lain: Wapimred/Redaktur Pelaksana Koran Publik, milik Jenderal Pol (Pur) Chaerudin Ismail (2003). Pimred Majalah PEDE (2003-2004), kerjasama dengan Dirjen Olahraga Dediknas. Pimred Majalah PADU (2204-2005), kerjasama dengan Dirjen PLS Depdiknas.  Juga menulis biografi:  Djunaedi Mahendra,  Bupati Madiun (2004); Hasan Zein, Gubernur Bengkulu (2006);  dan Eduar Fonataba,  Bupati SARMI  Papua (2009).

 Esa Unggul

Tahun 2010, Arje  menerima tawaran dari  Dr. Indrawadi Tamin, MA, Dekan Fikom Universitas Esa Unggul (UEU) untuk menjadi anak buahnya sebagai Ketua Konsentrasi Jurnalistik. Tahun 2012-2016 diangkat menjadi Ketua Prodi Komunikasi merangkap  Wakil Dekan Fikom. Semasa menjadi Ketua Prodi,  Fikom UEU berhasil terakreditasi “A”, suatu akreditasi tertinggi bagi suatu program studi.  Sekarang Arje kembali menjabat sebagai Ketua Konsentrasi Jurnalistik.

Di samping sebagai dosen, Arje juga aktif berorganisasi, antara lain sebagai  pendiri  Depok Media Watch,  pendiri   Kelompok Masyarakat Peduli Media (konseptor Standar Kompetensi Wartawan), Pengurus Jaringan Nasional Pemantau Media,  Wasekjen Persatuan Cendekiawan Nasional Indonesia (PCNI), dan  Pengurus Pusat  Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *