Bijak Bermedia Sosial

Media sosial sudah menjadi bagian kehidupan zaman now, termasuk di Indonesia.  Menurut perusahaan riset We Are Social, tahun 2017, pengguna media sosial aktif di Indonesia mencapai 106 juta.  Mereka memiliki salah satu bahkan lebih akun media sosial, seperti facebook, twitter, instagram, google plus, path, youtube,  dan sebagainya.

Penggunaan media sosial pada dasarnya untuk memenuhi naluri sosial. Suatu naluri alami setiap manusia yang selalu mendorongnya untuk menjalin hubungan dengan manusia lain.  Media sosial bisa digunakan sebagai sarana untuk merekat silaturrahmi, merajut kembali hubungan lama yang terputus, atau untuk menjalin hubungan dengan orang baru.

Media sosial bisa digunakan untuk menjalin hubungan dengan orang jauh yang berbeda suku, bahasa, dan  bangsa. Bahkan bisa berhubungan dengan orang-orang yang  sama sekali belum pernah dikenal. Maka sekarang banyak pengguna media sosial menjalin hubungan akrab jarak jauh tanpa pernah bertemu.

Media sosial 1 300x150 - Bijak Bermedia Sosial Bahaya media sosial

Berhubungan melalui  media sosial artinya menjali hubungan di  dunia maya. Karakteristik dunia maya kadang jauh berbeda dengan dunia nyata. Belum tentu apa yang dilihat diakun: nama, foto, karakter, gaya bicara sama dengan kondisi asli orangnya. Banyak sekali kita temui akun paslu bertebaran di dunia maya.  Andai  benar nama dan fotonya, belum tentu akun tersebut dikendalikan olehnya. Maka perlu berhati-hati dalam menjalin relasi agar tidak menyesal di kemudian hari.

Perlu bagi setiap pengguna media sosial membentengi diri agar tidak terkena dampak negatif pergaulan media sosial. Gunakan password  yang tidak mudah ditebak orang lain. Jangan mengklik link   yang dikirim oleh orang yang tidak dikenal.  Juga jangan tergoda menambah teman sembarangan.

Boleh aktif postingan, tapi jangan asal posting serampangan. Jangan memposting sesuatu yang sangat pribadi. Hati-hati memposting tentang SARA. Jangan gampang men-share tulisan orang lain, apalagi tulisan yang belum dipahami sepenuhnya.

Teakhir saya menyarankan,  gunakanlah media sosial hanya untuk menjalin silaturahim atau untuk  menumbuh simpati dan empati.  Jangan menggunakan media sosial  sebagai ajang membakar emosi dan menyemai benci, apalagi untuk memupuk antipati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *