Cara Merancang Tulisan Menarik

Perlu  disadari seorang penulis, tidak ada kontrak dari khalayak  akan membaca tulisan, meski tulisan kita rancang untuk mereka. Khalayak berhak memilih tulisan layak baca dan  yang layak dilempar ke tempat sampah. Merekalah yang menentukan apakah suatu tulisan menarik untuk dibaca  atau pantas diabaikan.

Untuk membuat tulisan menarik,  harus melakukan dua hal:

  1. Mencari topik yang menarik
  2. Menyajikan tulisan secara menarik
Topik Menarik
arje ei - Cara Merancang Tulisan Menarik
Arje Senyum

Suatu topik  dianggap menarik, jika: 1) penting bagi khalayak, yaitu berpengaruh terhadap kehidupan sosial dan ekonomi mereka dan 2) mampu membangkitkan emosi khalayak, yaitu bisa membuat mereka senang, marah, dongkol, sedih, dan atau nelangsa.

Jika penulis mampu mendapatkan topik yang menarik, maka separuh tugasnya sudah terlaksana.  Topik yang menarik, akan tetap dibaca meski disajikan secara acak-acakan,

Untuk mengukur apakah suatu topik itu menarik, bisa dilihat berdasarkan faktor daya tarik (read), sebagai berikut:   Apakah topik itu aktual? Apakah dekat dengan persoalan khalayak? Apakah memberi pengaruh pada kehidupan mereka? Apakah menyangkut orang terkenal? Apakah ada unsur konflik? Apakah persoalannya aneh? Apakah berkaitan dengan seks? Apakah ada unsur human interest?  Kian banyak faktor tersebut terkait dengan persoalan yang akan ditulis, makin menarik tulisan tersebut.

Namun seorang penulis  harus berusaha memahami secara detail semua informasi yang berkaitan dengan topik tersebut, sehingga meski  bukan ahli,  dia harus bisa menceritakan persoalan tersebut layaknya seorang ahli.

Penyajian Menarik

Seorang dapat dikatakan sebagai penulis, jika  mampu menyajikan tulisan secara menarik. Tulisan akan dikatakan menarik, jika dari awal hingga akhir tetap menarik.

Pertama, judul tulisan harus:   mampu menggambarkan isi tulisan, dan  kalimat judul mampu menggiring khalayak memprioritaskan membaca tulisan tersebut.

Pada tulisantentang  fakta, jangan  tergoda menulis judul yang tidak sesuai fakta, apalagi dengan mendramatisir fakta tersebut. Tulisan seperti ini tergolong melanggar etika bahkan melanggar hukum, karena menipu pembaca. Namun untuk tulisan tentang fiksi (khalayan), ketentuan tersebut boleh dilanggar, asalkan  jujur dijelaskan sebelumnya bahwa  itu fiksi.

Kedua, lead atau intro atau alinea pertama tulisan harus merupakan: 1) bagian terpenting dari fakta atau bagian yang paling ingin cepat diketahui pembaca karena  berpengaruh terhadap kehidupan mereka,  atau 2)  bagian paling menarik, yaitu yang paling berpotensi membangkitkan emosi khalayak.

Penulisan lead harus: 1)  diawali unsur 5W + 1H (what, who, where, when, why, how) paling menarik, 2)  ditulis secara singkat dan padat, yaitu  maksimal tiga kalimat dan 35 kata, serta 3) menggunakan bahasa sederhana (gampang dicerna)  dan menarik.  Pemilihan materi dan cara penyajian lead harus diupayakan agar  membangkitkan penasaran khalayak untuk membaca tulisan lebih lanjut.

Ketiga, body atau isi tulisan juga harus menarik, yaitu: 1) materi dalam isi tulisan harus menjawab pertanyaan 5W + 1H yang belum diceritakan dalam lead dan 2) cara menceritakan harus menggunakan kata dan kalimat  yang mudah dipahami dan menarik.

Penulis harus kreatif memilih kata paling efektif dan menarik sehingga mudah dipahami. Usahakan menggunakan kalimat singkat (maksimal 20 kata) dalam bentuk kalimat tunggal dan kalimat aktif. Jangan ada kata atau kalimat bermakna ganda dan kalimat rancu. Jangan juga  ada kesan menggurui, kecuali memang tulisan tersebut berupa tips dan trik.

Keempat, penutup yaitu alinea atau kalimat akhir tulisan. Kecuali tulisan straight news, semua bentuk tulisan ada penutupnya. Kalimat penutup ini bisa berupa kesimpulan, makna cerita yang perlu dicamkan, atau hanya berupa pertanyaan menggugah perhatian. Namun isi penutup hendaknya  memberi kesan pada khalayak, utamanya agar  mereka memperoleh pemahaman baru, tersadar untuk memikirkan, atau tersenyum simpul.

Tertarik Menulis

Sebanyak apapun pelajaran tentang menulis tidak ada gunanya kalau tidak diterapkan. Syarat utama  bisa merancang tulisan menarik adalah tertarik untuk menulis. Artinya  kalau tidak tertarik menulis, tidak mungkin bisa menulis, apalagi menulis menarik. Maka menulis dan menulislah, karena tulisan yang baik hanya bisa dilhasilkan oleh orang yang biasa menulis.

Janganlah merasa minder karena baru menulis. Yang penting harus diupayakan agar  tulisan tersebut merupakan hasil  karya optimal yang dapat dilakukan saat itu.

3 thoughts on “Cara Merancang Tulisan Menarik

  1. Rida Ratnatika says:

    Assalammu’alaikum bapak
    td dikelas saya nggak sempat nanya pak, jd saya nanya dsni aja

    “Pada tulisan tentang  fakta, jangan membuat judul yang mendramatisir fakta, apalagi tergoda menulis judul yang tidak sesuai fakta. Tulisan seperti ini tergolong melanggar etika bahkan melanggar hukum, karena menipu pembaca. Ketentuan ini tidak berlaku pada tulisan tentang fiksi (khalayan), asalkan  jujur dijelaskan sebelumnya bahwa tulisan itu fiksi”.
    saya msih belum mngerti mksud nya apa pak, contoh nya kyk gmna ya pak jdul yng mendramatisir fakta ?

    • Abdurrahman Jemat says:

      Penjelasan saya tadi tak berlaku untuk tulisan fiksi, karena namanya saja sudah fiksi, di luar fakta. Yang saya maksud judul yg mendramatisir fakta, misalnya polisi menangkap tersangka penyalahguna narkoba, bukti yang didapat hanya beberapa linting ganja, lalu ditulis: “Polisi Menangkap Bandar Narkoba”.

  2. sefry says:

    Sangat membantu dalam menyalurkan hobi saya melalui artikel ini, Terima kasih Pak Arje.

    Assalamualaikum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *