Serba Batu

 

Musim Batu 150x150 - Serba Batu
Penggemar batu

Musim batu, terutama musim batu akik mengalami pasang naik dan pasang surut. Pernah booming luar biasa sehingga  semua kalangan menggemari dan membicarakannya, lalu hilang begitu saja.  Tapi yang pasti, sejak zaman batu,  persoalan hidup manusia tak pernah lepas dari persoalan yang berhubungan dengan batu.

Dalam pergaulan sehari-hari, kadang kita terpaksa atau tak sengaja harus bertemu si kepala batu, orang  yang  “ngeyelnya” nauzubillah. Orang seperti  ini biasanya selalu sok pintar,  tak mau menerima pendapat orang  lain.  Dia selalu merasa benar sendiri dan  tak mau menerima koreksi dari orang lain.

Ketika menggeluti suatu pekerjaan atau meniti karier, kadang tak sengaja kita bertemu dengan seorang yang berusaha menghambat kemajuan kita. Orang ini tentu menjadi  batu sandungan  bagi pekerjaan atau karier kita.  Orang seperti ini kadang mempunyai sifat “sangat senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang”. Dia berusaha menghambat pekerjaan dan karier orang lain dengan segala cara.

Biasanya orang yang menjadi batu sandungan  tersebut punya hobi  lempar batu sembunyi tangan.  Dia yang berbuat tapi menuduh orang lain yang melakukannya. Biasanya di depan kita dia pura-pura baik, tapi  menusuk dari  belakang. Orang seperti ini tidak bisa dipercaya, karena bisa menghancurkan kita seperti  “menggunting dalam lipatan”.  Wajahnya pura-pura manis, tapi hatinya penuh kedengkian.

Nasehat bagi anak muda

Bagi anak muda jangan menjadi orang yang  bagai kerakap tumbuh di batu.  Menjadi beban orang lain sampai  tua.  Maka perlu belajar sungguh-sungguh agar masa depannya cerah.  Hindari perbuatan sia-sia dan narkoba karena akan menjadikamu  seperti  “hidup segan mati tak mau”.

Bila putus cinta, janganlah putus asa.  Dunia ini begitu luas dan di muka bumi ini bukan hanya ada dia. Segera cari pengganti untuk mengisi hatimu agar jangan sampai membatu.

Jangan terfikir apalagi melakukan sesuatu yang akan menyakiti hati orang tuamu, karena karma buruk pasti akan menderamu. Orang yang mendustai orang tuanya pasti suatu saat akan kena batunya. Syukur kalau tidak sepeti Malin Kundang yang terkutuk jadi batu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *