Sifat Orang Betawi Asli

KH Zainuddin MZ 300x166 - Sifat Orang Betawi Asli
Almarhum KH Zainuddin MZ

Sifat Orang Betawi itu unik, maka harus dipahami dengan bijak. Bagi mereka yang bermukin di Jakarta dan sekitarnya kudu mengenal sifat Orang Betawi. Utamanya agar bisa bergaul asyik bersama mereka, baik  sebagai tetangga, teman kuliah, rekan bisnis, maupun kolega. 

Gambaran tentang sifat orang Betawi asli dijelaskan oleh  Almarhum KH Zainuddin MZ, kyai asal Betawi. Ketika memberi ceramah Maulid di mesjid dekat rumah penulis,   Pancoran Mas, Kota Depok, Juni 2002, Kyai kondang tersebut bercerita tentang Orang Betawi.

Menurut Dai Sejuta Umat tersebut, orang Betawi paling demokratis dibanding orang Sunda, Jawa, maupun Palembang. Soalnya, orang Betawi tak ada rajanya, sehingga tidak feodalistik. Mereka  bisa menerima berbagai suku yang datang ke daerahnya. Maka semua suku ada di Betawi. Batak,   Suku Padang, Papua, Ambon, Manado, Bugis, Madura, dan lain-lain aman tinggal bersama Orang Betawi.

Kejelekan dan Kehebatan Betawi

Jeleknya orang Betawi itu selalu bersikap santai dan gede ambek!” ujar ulama Betawi tersebut. Akibatnya, orang suku lain sudah pergi kemana-mana, orang Betawi masih jalan di tempat. Repotnya  kalau orang Betawi sudah ngambek, urusan jadi repot. “Kayak gilingan padi, walau didorong orang sekampung, tetap tak bergerak”, tegasnya.

Namun hebatnya orang Betawi bisa terkenal tanpa mengandalkan tampang. Contohnya Mpok Nori, bisa terkenal meski tampang pas-pasan. Penyebutan nama Mpok Nori, kayaknya sudah mewakili  seniman Betawi lainnya yang memiliki tampang pas-pasan, seperti  Bokir, Malih Tongtong, Mandra,  Omas,  Bolot,  Ocit, yang bisa terkenal tanpa mengandalkan tampang.

Penulis sendiri nyaman bergaul dengan orang Betawi. Pertama ke Jakarta,  kost di rumah Nyak Nun,  Betawi yang hampir seluruh ucapannya masih diakhiri  huruf “e”,  termasuk Bismillah dibaca Bismille. Ketika menikah, ngontrak di rumah Bu Salme, Betawi orak alias Betawi pinggiran. Lalu tiga anak penulis menikah dengan Orang Betawi. Si Sulung, mertua perempuannnya Betawi dan mertua lakinya Jawa. Anak kedua, kedua mertuanya Betawi Orak. Si Bontot, kedua mertuanya asli Betawi.

Semoga tulisan ini membantu memberi pemahaman tentang Orang Betawi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *