Tips Mampu Menulis

Menulis itu susah-susah gampang. Susah, karena menulis bukan budaya Indonesia. Banyak tokoh masyarakat yang mampu pidato berjam-jam, tapi tak pernah ada tulisannya. Gampang, karena menulis bisa dipelajari dan dilatih. Asal mau pasti bisa. Caranya, mulailah menulis, menulis, dan sekali lagi menulis. Makin sering menulis akan lebih baik kualitas tulisannya.  Namun jika ingin jadi penulis  harus  menguasai persoalan  dan menguasai cara merancang tulisan. Kedua hal itu bisa dipelajari, sehingga kalau ada kemauan tentu akan ada jalan.

Menguasai Persolanan
IMG 20180129 093554 150x150 - Tips Mampu Menulis
Arje – Menulis

Tidak wajib jadi ahli baru bisa menulis, tapi harus mampu kalau menulis harus mengesankan sebagai seorang ahli. Maka menguasai persoalan menjadi sangat penting! Untuk  mengusai persoalan, haruslah memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap persoalan tersebut. Dia harus mengamati persoalan secara cermat. Juga membaca semua referensi dan atau bertanya kepada ahli tentang persoalan tersebut.  Misalnya mau menulis tentang “tren model rambut remaja masa kini”, maka harus mengamati bagaimana tren rambut para remaja yang ditemui di mal, bioskop, dan tempat hiburan lainnya. Baca literatur berkaitan dengan tren rambut remaja. Juga bertanya pula kepada ahli perancang rambut tentang hal tersebut.

Jika merasa terlalu sulit mengusai persoalan baru, maka mulailah menulis tentang hal-hal di seputar kita, yang tentu sangat dikuasai. Misalnya tentang pengalaman perjalanan, kisah lucu yang pernah dialami, dan sebagainya.  Kalau ingin bisa mengusai banyak persoalan, harus: banyak jalan, banyak baca, dan banyak bergaul dengan berbagai kalangan.

Mengusai Cara Menulis

Tidak mungkin bisa jadi penulis tanpa pernah menulis. Maka langkah pertama harus dilakukan adalah menulis dan menulis. Boleh belajar dari tulisan orang, tapi tulisan itu hendaknya hanya dijadikan referensi untuk menghasilkan suatu tulisan.  Hindari  hobi baca dan share tulisan orang,  karena orang seperti ini tidak mungkin bisa menghasilkan tulisan.  Setelah mengekspose tulisan, jangan malas untuk membaca ulang. Cara ini  bisa menemukan kesalahan yang bisa  diperbaiki di masa mendatang.  Rajinlah juga membaca karya penulis yang sudah mapan. Pelajari bagaimana cara mereka memili kata, merangkai kalimat, dan menggunakan jargon yang mengasyikkan.

Pelan-pelan pelalajari pula bagaimana sebaiknya bahasa media massa. Juga tetap hati-hati dalam menggunakan kata.

Tapi pelajaran tersebut tidak  ada gunanya,  bila tidak berani menghasilkan tulisan. Menulis, menulis, dan teruslah menulis agar menjadi hobi menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *