Tuhan Dekat

Kerja 150x150 - Tuhan DekatTuhan dekat, bahkan sangat dekat, yaitu  lebih dekat dari urat leher manusia (QS Qaff: 16). Firman Allah SWT tersebut menunjukkan, bahwa Allah sangat mengetahui tentang apa yang kita lakukan. Dia mengetahui apa yang kita niatkan maupun yang kita laksanakan.  Dia bahkan mengutus dua malaikat untuk mencatat setiap amal baik dan amal buruk kita.

Kedekatan dengan Allah tersebut sebenarnya sangat menguntungkan kita. Seperti dijelaskan Allah SWT dalam firmanNya (Al Baqoroh: 186), bahwa Allah itu dekat dan  akan mengabulkan semua doa kita. Hanya saja Allah mengingatkan, supaya kita memenuhi semua perintahNya agar selalu dalam kebenaran.

Mengapa sulit menemukan Tuhan?

Persoalannya, kita tahu Tuhan begitu dekat tapi mengapa kita  sulit menemukanNya?   Sebenarnya bukan karena Tuhan yang menjauh, tapi karena kita  sendiri yang menjauh dariNya. Banyak sifat, sikap, dan tingkah kita yang  justru membuat kita jauh dariNya. Seperti dijelaskan dalam hadits Qudsi (HR Bukhari dan Muslim), bahwa Tuhan itu seperti prasangka manusia  terhadapNya.  Kalau manusia mengingat Allah, tentu Allah akan mengingatnya pula. Bila hambahNya mengingat Allah di tengah keramaian, maka Allah akan mengingat  hambahNya di tengah keramaian yang lebih baik. Jika manusia mendekat kepada Allah sejengkal, maka Allah akan mendekat ke hambahNya sehasta. Bahkan kalau manusia mendatangi Allah dengan berjalan, maka Allah akan mendatangi hambahNya dengan berlari.

Dengan demikian, tergantung pada  manusia apakah mau  dekat atau jauh dari TuhanNya.  Cara paling gampang untuk mendekati Allah adalah dengan menjalankan semua perintahNya. Tapi manusia umumnya tak tahan godaan lingkungan, sehingga cenderung melanggar perintah TuhanNya. Seperti yang terjadi pada nenek moyang manusia, Adam dan Hawa,  akibat termakan bujuk rayu iblis  jadi durhaka pada Allah.

Untungnya,  Allah itu Maha Pengasih lagi  Penyayang. Walaupun kita menjauhi,  tapi Dia tetap mencurahkan kasih sayang kepada kita. Meskipun kita membangkang,  tapi Dia tetap tidak  menjatuhkan hukuman. Bahkan, meski kita berlumuran dosa, namun Dia menutupi aib kita. Maka  bagi  yang hingga kini  belum menyadarinya, nikmat Tuhan apalagi yang akan didustakan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *