Waspada Kotoran Macan

Bagi Anda yang biasa ke gunung atau berpetualang ke hutan belantara, agar mewaspadai bertemu  macan atau harimau, karena si raja hutan itu sangat berbahaya. Di samping sosoknya yang menakutkan, ternyata kotorannya atau tahi macan  juga  “sangat berbahaya”, bisa s mengalami nasib sial tak terduga.  Terutama di kampung saya, di sana  ada ‘kepercayaan’ kuno, yaitu siapapun yang pernah menginjak tahi macan akan sial nantinya, yaitu   akan mendapat pasangan hidup, istri/suami yang jelek.

Harimau Sumatra 150x150 - Waspada Kotoran Macan
Macan

Seperti yang dialami oleh saya  bersama dua teman akrab saya. Ceritanya,  dulu saya punya dua teman akrab  yang membuat saya minder. Mereka berdua ganteng, berkulit bersih dan postusnya tinggi. Tidak seperti saya yang  berkulit hitam dan pendek. Kami berteman akrab sejak SD kelas satu  hingga sama-sama tamat SMA. Setelah itu kami harus berjauhan karena tinggal di kota berbeda.

Dua puluh tahun berpisah, kami semua sudah punya istri dan anak-anak yang beranjak dewasa. Di hari Lebaran, kami semua mudik sehingga punya  kesempatan berjumpa dan sepakat  berkumpul di warung kopi yang biasa jadi basecamp kami.  Sewaktu jumpa, kami serempak berteriak gembira, saling berpelukan dan saling pukul-pulan seperti saat kami  belum dewasa. Seolah tak menyadari kami sekarang sudah berkeluarga.

Ketika saling mengenalkan istri masing-masing,  mereka kaget melihat istri saya. Kayaknya dia tidak percaya menyaksikan istri saya  lebih cantik dari istri mereka. Sejenak  mereka terdiam dengan fikiran masing-masing hingga saya mengajak duduk dan memesan kopi kesukaan kami.

Kami  mulai  ngobrol ngalur ngidul  mengingat  “kenakalan” masa lalu, termasuk  kegemaran kami yang sering masuk keluar hutan belantara. Nah, di tengah pembicaraan tersebut mereka mulai sadar  pernah pernah menginjak kotoran macan.  Mereka spontan terdiam dan saling pandang, lalu sama-sama berteriak: “Ini akibat tahi macan!” Teriakan tersebut mengagetkan istri-istri kami yang selama ini hanya menonton ulah kami.

Mereka pun mulai  menebak penyebab “kesialan” istri saya?  Cantik tapi “sial” mendapat  saya sebagai suaminya.  Ya, mungkin karena dia pernah menginjak kotoran macan heheheee….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *